Rabu, 06 Maret 2013

-?!*

-?!*
Oleh : Maulana Aqil Mubarak
kawan, tahukah kau makna simbol ini  -?!*  ?
mungkinkah itu rasa yang telah hilang tersapu senja
mentari yang gagah hilang tinggal lemahnya
menyusuri seluk beluk palung, tapi tersesat jua
meraih bintang, jatuh terpuruk, terbawah, tak muncul wujudnya
resah, gelisah, tapi bahagia, tersenyum bangga, 
esok kan datang kan ? 
kanan kiri terus terbedakan arah, 
pusing, galau, tak sanggup pikul dunia.

bangga ? tidak juga.

bingung, kawan ? tidak juga 

-?!* 
apa daya pikiran yang telah hilang masinisnya
nahkoda kehidupan menuntun jiwa menghilang rasa yang telah pergi

kawan, 
aku bertanya  -?!* 
tak dapat kau balikkan arah kembali ?
rasaku tak tahu kemana sembunyi, menyingit, hilang, dan terus pergi
jatuh, jatuh, terus kuulangi sampai lima puluh kali
mengapa aku takut kehilangan ?
kalau punyaku, pasti kembali. 
tak peduli dimana, apa, sama siapa, kalo memang punyaku. KEMBALI

Kasihan kawan, tombak trisula menusuk tajam.
tapi mengapa ? 
tak dapat kembali ?
api membakar, menghabiskan seluruh armada,
armada rasa hati kesal, gelisah bergerilya menyerang dan menduduki ibu kota jiwa
emosi izin pergi tuk tinggalkan tempat ini, rasa tak tahu, masihkah ?
punyaku harusnya kembali.
KEMBALI. 

PERGI  -?!*  !

HILANG  -?!*  !


Tidak ada komentar:

Posting Komentar